Enzim adalah: sifat, fungsi, jenis, struktur, sifat, faktor

Definisi enzim
Buka baca cepat

Enzim merupakan biokatalis yang banyak digunakan dalam berbagai produk industri seperti pertanian, kimia, dan obat-obatan.
Sifat enzim

Enzim-adalah-sifat-fungsi-jenis-struktur-sifat-faktor

Berikut ini adalah beberapa sifat enzim yaitu sebagai berikut:

Sebagai protein

Jadi bentuknya sama dengan protein, yaitu dapat membeku pada temperatur tinggi dan dipengaruhi oleh temperatur.

Bekerja secara spesifik

Intinya adalah bekerja hanya dalam satu hasil, tidak dapat digunakan dalam banyak hasil.

Dapat digunakan berulang kali

Enzim dapat digunakan berulang kali karena enzim tidak berubah selama reaksi.

Panas rusak

Enzim tidak dapat bertahan pada suhu tinggi, sebagian besar enzim hanya bertahan pada suhu sekitar 500 ° C, kerusakan enzim oleh panas adalah denaturasi.

Bisa berlatih

Maksimal satu enzim dapat memecah campuran menjadi campuran lain.
Fungsi enzim

Berikut ini adalah fungsi enzim yang berbeda, yaitu sebagai berikut:

Mobilisasi energi yang menyusut
Mempercepat reaksi pada suhu dan tekanan yang stabil tanpa mengubah ukuran keputusan kesetimbangan
Kelola reaksi

Jenis enzim

Berikut ini adalah jenis-jenis enzim yaitu sebagai berikut:
1. Enzim karbohidrat

Enzim karbohidrat adalah kelas enzim yang digunakan untuk menghilangkan rantai sakarida saat karbohidrat dicerna.
2. Enzim protease

Enzim protease adalah kelas enzim yang berperan dalam pencernaan protein.
Baca lebih lanjut: Penilaian adalah

3. Enzim esterase

Enzim esterase adalah kelas enzim yang bekerja dalam menghilangkan campuran ester.
Struktur enzim

Berikut adalah perbedaan struktur enzim yaitu sebagai berikut:

Apoenzim

Apoenzim adalah bagian protein dari enzim yang terikat substrat, yang dapat termolabel (sensitif terhadap suhu tinggi) dan yang menentukan spesifisitas enzim.

Cofacror

Kofakror adalah bagian enzim non-protein, difiksasi pada suhu tinggi dan tidak berubah pada akhir reaksi. Kofaktor terdiri dari aktivator, gugus prostetik, dan koenzim.
Komponen enzim
Enzim terdiri dari komponen protein yang disebut apoenzim. Beberapa enzim membutuhkan komponen non-protein untuk mendukung aktivitas enzim yang disebut kofaktor. Kofaktor dari beberapa enzim adalah ion anorganik. Kofaktor dalam bentuk ion organik disebut koenzim. Beberapa kofaktor tidak berubah di akhir reaksi, tetapi terkadang berubah dan terlibat dalam reaksi. Enzim yang terikat pada kofaktor disebut holoenzim. Berikut adalah berbagai jenis kofaktor yang membantu aktivitas enzim.
1. Ion Anorganik
Ion anorganik sederhana merupakan salah satu kofaktornya. Ion-ion ini terikat pada enzim atau substrat kompleks dan dapat membuat fungsi enzim menjadi lebih efektif. Misalnya, amilase dalam air liur bekerja lebih baik dengan adanya ion klorida dan kalsium.
2. Kelompok prostetik
Kelompok prostetik adalah jenis kofaktor lain. Kelompok prostetik berperan dalam meningkatkan aksi enzim. Kelompok prostetik terdiri dari molekul organik yang terikat erat oleh enzim. Contohnya adalah heme, molekul berbentuk cincin datar yang mengandung besi. Heme adalah kelompok prostetik dari sejumlah enzim termasuk katalase, peroksidase, dan sitokrom oksidase (yang terlibat dalam respirasi sel).
3. Koenzim
Koenzim adalah kofaktor yang terdiri dari molekul organik non-protein kompleks yang terikat secara longgar ke enzim. Koenzim digunakan untuk memindahkan kelompok kimia, atom atau elektron dari satu enzim ke enzim lainnya. Beberapa koenzim adalah vitamin atau turunan vitamin. Misalnya, NAD + (nicotinamide adenine dinucleotide) adalah koenzim yang sangat penting untuk respirasi sel.
Sifat enzim

Berikut ini adalah beberapa khasiat enzim yaitu:

Sebagai biokatalis

Enzim merupakan senyawa organik yaitu senyawa protein yang dihasilkan oleh sitoplasma sel dan berperan sebagai katalisator yang disebut biokatalis. Katalis adalah zat yang dapat mempercepat atau memperlambat reaksi kimia, tetapi zat itu sendiri tidak terlibat dalam reaksi tersebut. Enzim memengaruhi laju reaksi, tetapi tidak terpengaruh atau dipengaruhi olehnya. Enzim mengatur kecepatan dan spesifisitas ribuan reaksi kimia yang terjadi di dalam sel, dan pengaruhnya tidak harus di dalam sel.
Baca lebih lanjut: Denudasi adalah

Enzim menurunkan energi aktivasi

Enzim mengkatalisasi reaksi dengan meningkatkan kecepatan reaksi dengan menurunkan energi aktivasi (energi

 

LIHAT JUGA :

https://tokopediaaplikasi.id/
https://urbanescapesusa.com/
https://multiply.co.id/
https://carbomark.org/
https://finbarroreilly.com/
https://littlehorribles.com/
https://haciati.co/
https://movistarnext.com/
https://ironmanfactory.com/
https://airborn.co.id/