Sekolah menengah Tokyo meminta siswa untuk mengirimkan kata sandi media sosial, mengapa?

– Kata sandi media sosial menjadi salah satu dokumen pribadi. Tapi kok entitas yang minta password itu bukan sekolah?

Ini terjadi baru-baru ini di sebuah sekolah menengah di Nerima Ward, Tokyo, Jepang. Sekolah sengaja meminta siswanya untuk mengaburkan kata sandi media sosial mereka.

Sekolah menengah Tokyo meminta siswa untuk mengirimkan kata sandi media sosial, mengapa?

Sekolah-menengah-Tokyo-meminta-siswa-untuk-mengirimkan-kata-sandi-media-sosial,-mengapa

Baca juga:
– Deretan market password di Indonesia 2021, incaran para hacker
– Cara mengatasi lupa password laptop dengan mudah dan cepat
– Google: 89 persen password Indonesia masih lemah
– Kata sandi WiFi ini sangat mempermalukan pengguna saat diminta

Dikutip dari HiTekno.com oleh Soranews24, permintaan itu disampaikan melalui surat edaran yang berbunyi sebagai berikut:

“Aturan Rumah Kami untuk Mudah Mengisi Lembar Media Sosial

waktu yang terpakai
Saya akan menggunakan smartphone dan media sosial saya selama _____ jam setiap hari.
Saya akan menggunakan smartphone dan media sosial saya setiap hari sampai _____.

penyimpanan
Setelah itu saya simpan di _____.

Bagaimana dikelola
Kata sandi media sosial saya adalah _____.
Saya membagikan kata sandi ini dengan _____ (yaitu: keluarga saya),” bunyi surat edaran itu.
Ilustrasi media sosial. (Pexel)
Ilustrasi media sosial. (Pexel)

Memang, pihak sekolah menegaskan telah meminta siswanya untuk mengisi buletin penggunaan media sosial dan mengembalikan buletin tersebut ke pihak sekolah.

Namun pihak sekolah mengatakan kolom password tidak harus diisi oleh siswa.

Sayangnya, satu sekolah tidak mengetahui aturan suksesi hingga 276 siswa mengisinya.
Didukung oleh GliaStudio

Berita ini membuat marah netizen Jepang dan menjadi viral di media sosial. Anda tidak bisa berhenti memikirkan apa yang dilakukan Sekolah Menengah Nerima Ward di Tokyo.

“Saya tidak mengerti mengapa mereka meminta anak-anak untuk menyerahkannya. Literasi internet mereka lebih rendah daripada anak-anak,” kata netizen.

“Jangan isi, jangan serahkan, jangan bagikan,” kata yang lain.

Ini adalah berita viral di media sosial. SMP meminta siswanya untuk memberikan kata sandi media sosial mereka kepada sekolah. Bagaimana menurutmu?

Baca Juga :

https://satgascovidkabbogor.id
https://rsudsuka.co.id
https://dinkesokut.id
https://rsudsitiaisyah-lubuklinggau.co.id
https://lpmpjambi.id
https://lsp-poliban.id